5 Aplikasi Launcher Android Terbaik

Saat ini terdapat banyak sekali aplikasi Launcher Android di Google Play Store. Kali ini ANDRONESIANakan menyajikan “5 Aplikasi Launcher Android Terbaik” versi ANDRONESIAN:

1. NOVA / APEX / GO / ADW/ Ez Launcher

NOVA-APEX-GO-ADW-Ez Launcher

Launcher-launcher yang terpilih pada posisi pertama ini yang masih memiliki sifat-sifat dasar Android Open Source Project (AOSP) dari launcher sehingga saya kelompokan menjadi satu jenis launcher saja. Masing-masing memiliki versi berbayar yang lebih kaya akan fitur, seperti Nova Launcher Prime yang menambahkan fitur pengelompokan aplikasi pada versi berbayarnya. Sebelumnya ADW Launcher adalah open source project, tapi sampai saat ini code yang terdapat di https://code.google.com/p/adw-launcher-android sudah tidak dikembangkan lagi.

Go Launcher dengan beragam tema yang dapat digunakan, bisa diunduh dari Google Play Store, baik berbayar maupun gratis. Berita baiknya tema-tema ADW APEX dan GO Launcher bisa saling bertukar, fleksibel sekali. Launcher-launcher ini memiliki keunggulan dalam penggunaan icon packs, dimana user dapat mengganti default icon dari app menjadi icon yang terdapat dalam icon packs yang telah diunduh. Sebagian besar icon packs berbayar karena di dalamnya terdapat ribuan icon yang selalu update dalam high-res sehingga untuk membuatnya dibutuhkan waktu lama dan daya kreatif yang kuat.

Kesan pertama saatmenggunakan Ez Launcher seperti sedang menggunakan Go Launcher, karena tampilan dua home ini hampir sama. Secara personal dari lima launcher yang telah saya sebutkan saya memilih Nova Launcher sebagai pilihan launcher terbaik, karena simple dan lebih terasa seperti AOSP Launcher tapi dengan fitur yang jauh lebih kaya.

2. Smart Launcher

smart_iconLauncher ini memang secerdas namanya. Tampilan awal saat melakukan konfigurasi mirip dengan tampilan Windows Phone, mungkin karena memang konsep yang diangkat juga mirip. Apabila sejak awal Anda tidak mengaktifkan layanan data pada handset, maka launcher ini akan terlihat bodoh, karena gagal melakukan grouping aplikasi berdasarkan jenisnya. Launcher ini tidak ada dukungan widget selama belum diupgrade ke versi Pro yang berbayar. Dukungan icon packs dapat menggunakan dari ADW Launcher, Apex Launcher, Nova Launcher dan Launcher Pro.

Pilihan tema yang cukup banyak di Google Play Store mungkin bisa sesekali dicobakan untuk merubah suasana dari launcher yang tampilan utamanya tidak bisa digeser kanan-kiri, statis sekali. Apapun yang biasa diakses oleh mobile phone user telah dipilihkan oleh

launcher ini untuk berdiri di halaman awal, karena kesederhanaan ini banyak orang yang senang menggunakannya. Simplicity, no widget no problem,karena biasanya launcher yang berbeda sendiri dan sederhana akan semakin menarik user yang mulai bosan dengan launcher yang terlalu canggih. Konsep seperti inilah yang juga diaplikasikan pada launcher Xiaomi (Mi Launcher).

3. Buzz Launcher

Nama aplikasi launcher yang jarang didengar sebelumnya tapi pelan-pelan berhasil mencapai rank ke-empat dalam pencarian kata kunci launcher pada Google Play Store. Desain awalnya sederhana sekali tapi dibawakan dalam tampilan iconic yang menarik sehingga berhasil menarik perhatian mata. Saat starting-up at the first time banyak widget default yang bisa kita unduh untuk melengkapi keindahan dari launcher ini. Kemudahan dalam mendapatkan tema, karena Buzz menyediakan sebuah wadah komunikasi antara user, dimana setiap user bisa saling bertukar tema hasil karya masingmasing. Bisa dibayangkan satu jenis home memiliki berbagai macam jenis tema? Saya melihat ini sebuah terobosan dalam dunia pengembang launcher Android. Membuat kustomisasi dalam launcher ini tidaklah mudah, tapi kalau kita berhasil menciptakan kustom sendiri dan banyak diunduh oleh user lain adalah sebuah kebanggan, walaupun tidak dibayar dengan uang.

buzz-menu

Melalui https://www.homepackbuzz.com/homepack/list akan tersaji berbagai macam tema yang telah diunggah oleh user Buzz Launcher. Apllikasi ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Buzzpia beralamat fi kota Seongnam, Korea Selatan. Korea Selatan memang sedang menjadi –jadi untuk illustration art dan web design, sehingga pengembangan aplikasi ini juga mendapat efek dahsyatnya. Menurut saya Buzz berhasil menjadi Hot Enemy dari Themer.

 

4. Themer

Antara launcher customization atau widget customization semakin susah dibedakan, karena di sini kita benar-benar dijejali dengan bentuk-bentuk widget beraneka ragam dalam bentuk yang tidak umum. Konsep yang diangkat sama dengan Buzz, bahwa setiap user bisa membagikan hasil karya tema masing-masing ataupun mengunduhnya dari hasil sharing user lain. Alamat http://mycolorscreen.com/ menampilkan berbagai macam koleksi theme dari user Themer.

themer_launcher

Kalau Anda beruntung, Anda dapat mendapatkan informasi detail mengenai perubahan-perubahannya. Salah satu founder dari Themer adalah Joshua Solan, pendiri dari XDA-Developers.com. Saat ini Themer memiliki room tersendiri di situs XDA. Trend tampilan dengan desain flat sangat mempengaruhi desain dari hasil Themer ini. Pada launcher ini hanya tampilan home sajalah yang dibedakan, sedangkan App Drawer masih tetap sama menggunakan default dari Themer. Para desainer berupaya berkreasi untuk mengolah widget-widget yang tersedia di Google Play Store untuk digunakan menjadi dekorasi Themer. Versi yang tersedia saat ini masih dalam rilisan Beta, artinya masih banyak bug dan lag yang ditemui dan memang begitulah kenyataannya.

5. Next Launcher

next_launcher

Next Launcher salah satu debutan manis dari pengembang Go Launcher, Go Launcher Dev Team. Benar-benar membawa rasa yang berbeda. Ini semua karena tampilan 3D yang disajikan. Launcher lain yang membawa konsep 3D belum dapat menyaingi kelancaran setip gerakan dari animasi iconnya, sebut saja Regina 3D Launcher. Bisa diperhatikan pada salah satu contact widget, saat home screen diputar maka kedalaman dari widget tersebut akan terlihat sehingga ketebalan terasa nyata, atau widget lain yang memiliki layer, saat digeser ke samping akan terlihat setiap lapisannya. Tidak semua widget mendukung tampilan kedalaman seperti ini, tetapi Next Launcher memberikan masukan dengan pre-installed widget yang artinya widget ini belum kita install di dalam handset namun perilakunya bisa kita lihat terlebih dahulu. Apabila berminat bisa mengunduh widget dengan cara menekan pre-installed widget tersebut.

Memang launcher ini terlihat canggih, tapi POLYTRON W8470 saya tidak dapat menambahkan widget pada home screen. Handset seketika crash ketika sebuah widget mencoba ditambahkan, inilah mengapa saya meletakkan

Next Launcher pada urutan terakhir. Kecanggihan tampilannya tidak semaksimal arti dasar dari Launcher itu sendiri.

Advertisements

2 thoughts on “5 Aplikasi Launcher Android Terbaik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s